Siswa Bandung Hilang Sejak 9 Februari Tewas Dibunuh Teman Sendiri

Pembaruan: 15 February 2026, 15:44 WIB

Siswa Bandung yang Tewas Dibunuh Teman Dilaporkan Hilang Sejak 9 Februari
Siswa Bandung Hilang Sejak 9 Februari Tewas Dibunuh Teman Sendiri


DETIK.EDGEONE.APP - Seorang siswa SMPN 26 Bandung berinisial ZAAQ (14) ditemukan tak bernyawa dengan sejumlah luka tusuk di lahan eks objek wisata Kampung Gajah, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Jumat (13/2/2026) malam. Penemuan tragis ini mengakhiri pencarian ZAAQ yang sempat dilaporkan hilang sejak Senin, 9 Februari 2026, tanggal di mana ia diduga dihabisi.

Penyelidikan polisi mengungkap bahwa remaja berusia 14 tahun itu menjadi korban pembunuhan yang didalangi oleh temannya sendiri, YA (16), seorang pelajar SMK asal Kabupaten Garut, dan kerabatnya, AP (17). Motif pembunuhan ini berakar dari rasa sakit hati YA terhadap korban yang memutuskan hubungan pertemanan mereka. Hubungan ZAAQ dan YA sebelumnya diketahui dekat, bahkan seperti kakak-adik, menurut keterangan Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra.

Kronologi Hilangnya Korban dan Penemuan Jasad

Kronologi Hilangnya Korban dan Penemuan Jasad

ZAAQ terakhir kali terlihat pada Senin (9/2/2026) siang, setelah mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolahnya sebelum akhirnya tidak kembali ke rumah. Pihak sekolah membenarkan bahwa laporan kehilangan mulai muncul pada Selasa malam (10/2/2026) setelah bibi korban memberitahu ZAAQ tidak masuk sekolah karena belum pulang. Kepala Sekolah SMPN 26 Bandung, Titin Supriatin, mengatakan kepada detikJabar, "Hari Selasa malam. Selasa malam, kehilangan anak tersebut. Sampai muncul pemberitaan, sampai dipost di grup gitu ya."

Jasadnya baru ditemukan empat hari kemudian, pada Jumat malam (13/2/2026), di lokasi yang terbengkalai di Kampung Gajah. Penemuan ini memicu penyelidikan intensif yang kemudian mengarah kepada YA dan AP sebagai pelaku utama. Kedua tersangka lantas diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak berwajib.

Motif Pembunuhan dan Rencana Tersangka

Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra menjelaskan bahwa pembunuhan ini telah direncanakan sebelumnya oleh YA dan AP. YA, yang merasa sakit hati karena putusnya pertemanan, sengaja datang dari Garut ke Bandung pada Senin pagi (9/2/2026) untuk menemui korban. YA sendiri sebenarnya ingin menemui korban sejak Sabtu (7/2/2026), namun AP masih memiliki pekerjaan.

Motif Pembunuhan dan Rencana Tersangka

YA kemudian menemui ZAAQ di sekitar sekolah korban, sekitar pukul 15.30 WIB. Mereka berdua lantas bergerak menuju area eks objek wisata Kampung Gajah untuk melanjutkan pembicaraan. Tersangka AP menunggu di bagian luar lokasi, sementara YA dan ZAAQ masuk lebih dalam ke area terbengkalai itu.

Detik-Detik Kejadian Tragis

Pertemuan antara YA dan ZAAQ berujung pada cekcok sengit di lokasi. YA, yang telah mempersiapkan pisau yang disembunyikan di jaketnya, menghantam kepala ZAAQ dengan botol yang ditemukan di lokasi, menyebabkan luka sobek. Meskipun terjatuh, korban dilaporkan masih dalam keadaan sadar saat itu.

Tanpa ampun, YA kemudian menghujamkan pisaunya sebanyak delapan kali ke arah perut korban. Setelah melancarkan aksinya, tersangka YA mengambil ponsel dan jaket yang dikenakan ZAAQ (jaket tersebut diketahui merupakan pemberian dari YA), lalu meninggalkan korban dalam keadaan masih hidup di lokasi. Kedua tersangka lantas kembali ke Garut, sementara keluarga ZAAQ mulai merasakan kecurigaan karena korban tak kunjung pulang ke rumah.



Ditulis oleh: Doni Saputra

Bagikan Artikel ini: