PT Biotek Janji Pulihkan Sungai Cisadane Usai Cemaran Kimia

Pembaruan: 15 February 2026, 15:44 WIB

Pemilik Gudang Janji Pulihkan Sungai Cisadane dari Cemaran Kimia Usai Kebakaran
PT Biotek Janji Pulihkan Sungai Cisadane Usai Cemaran Kimia


DETIK.EDGEONE.APP - PT Biotek Saranatama, pemilik gudang pestisida yang terbakar, berjanji akan melakukan pemulihan kualitas air Sungai Cisadane yang tercemar zat kimia. Komitmen ini disampaikan menyusul insiden kebakaran yang menyebabkan kontaminasi lingkungan.

Langkah pemulihan akan melibatkan penyebaran adsorben pestisida untuk menetralkan dampak pencemaran di aliran sungai.

Tanggung Jawab Korporasi dan Langkah Pemulihan

Manager Operasional PT Biotek Saranatama, Luki, pada Minggu (15/2/2026) menyatakan upaya pemulihan kualitas air sungai adalah bentuk pertanggungjawaban perusahaan. Mereka berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan untuk penanganan tersebut.

Perusahaan juga menyediakan adsorben khusus untuk menetralisir residu pestisida di air, sementara untuk udara, mereka menggunakan produk bantuan dari Kementerian Pertanian.

Tanggung Jawab Korporasi dan Langkah Pemulihan

Penanganan Udara dan Air Terpadu

Penyebaran adsorben pestisida akan difokuskan di aliran Sungai Jeletreng, yang merupakan hulu sebelum masuk ke Sungai Cisadane. Adsorben ini bekerja dengan cara mengikat dan menghilangkan residu pestisida, diharapkan dapat mengurangi tingkat pencemaran secara signifikan.

Luki menegaskan bahwa koordinasi erat dengan DLH Tangerang Selatan telah dilakukan untuk memastikan proses penetralan kualitas udara dan air berjalan efektif dan sesuai prosedur.

Upaya Mengembalikan Ekosistem Sungai

Selain penetralan kimiawi, PT Biotek Saranatama juga berencana mengembalikan ekosistem aliran sungai yang terdampak. Hal ini termasuk penebaran sekitar 5.000 bibit ikan, meliputi jenis lele, nila, dan gurame.

Luki menyebutkan bahwa penebaran bibit ikan ini merupakan inisiatif perusahaan yang akan dilakukan secara berkala dan dikoordinasikan dengan kementerian terkait, meskipun pengembalian biota dianggap tidak terkait langsung dengan zat kimia.

Desakan Pemerintah dan Dampak Lingkungan

Desakan Pemerintah dan Dampak Lingkungan

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq telah mendesak PT Biotek Saranatama untuk bertanggung jawab penuh atas pemulihan lingkungan. Desakan ini merupakan bentuk ketegasan pemerintah terhadap pelaku perusakan lingkungan, mengingat dampak pencemaran yang luas.

Menteri Hanif menekankan pentingnya audit lingkungan secara presisi oleh pengelola kawasan untuk menentukan langkah-langkah pemulihan yang tepat dan komprehensif.

Ancaman Bagi Warga dan Biota Sungai

Kebakaran gudang pestisida yang terjadi pada Senin (9/2) mengakibatkan sekitar 20 ton pestisida terbakar dan mencemari Sungai Cisadane. Pencemaran ini menyebabkan perubahan warna air dan kematian massal ikan-ikan di sungai.

Pemerintah telah mengeluarkan larangan keras bagi warga untuk mengonsumsi ikan dan air dari sungai yang tercemar demi menjaga kesehatan masyarakat dari potensi bahaya zat kimia.



Ditulis oleh: Maya Sari

Bagikan Artikel ini: