Ilona Maher Bicara Jujur Tekanan Kecantikan: 'Kurus Ada di Mana-mana'

Pembaruan: 27 January 2026, 00:37 WIB

Ilona Maher Talks Pressure of Beauty Standards amid Trendy Weight-Loss Drugs: ‘Skinny Is Everywhere’


DETIK.EDGEONE.APP - Ilona Maher, bintang rugbi Olimpiade dan peraih medali perunggu, baru-baru ini secara terbuka membahas tekanan standar kecantikan yang meluas, terutama di tengah maraknya promosi obat penurun berat badan yang trendi. Dia dengan tegas menyatakan bahwa seseorang tidak perlu merasa “malu” atau “lemah mental” jika terpengaruh oleh citra tubuh tertentu yang didominasi oleh gagasan “kurus ada di mana-mana”.

Atlet berusia 29 tahun ini membagikan pemikirannya dalam video TikTok yang tulus pada Sabtu, 24 Januari, setelah sesi latihannya. Ilona menggunakan platformnya untuk mengatasi dampak masif dari standar kecantikan yang tidak realistis terhadap individu.

Pengaruh Media Sosial dan Fenomena "Kurus di Mana-mana"

Dalam video tersebut, Ilona Maher memulai dengan kalimat, “Beberapa pemikiran setelah gym untuk kalian semua,” menyoroti isu yang relevan bagi banyak orang. Dia melanjutkan dengan mengungkapkan bahwa dengan “kurus ada di mana-mana” dan obat penurun berat badan dipasarkan tanpa henti, wajar jika seseorang merasa sedikit terpengaruh.

Ilona ingin pengikutnya memahami bahwa tidak ada yang salah dengan perasaan tersebut, bahkan jika mereka sebelumnya merasa mencintai tubuh mereka sendiri. Dia menyoroti kebingungan yang mungkin muncul ketika atlet atau figur publik yang diidolakan justru mempromosikan obat penurun berat badan, sehingga menimbulkan pertanyaan tentang citra diri.

Pemain rugbi Olimpiade ini mengakui bahwa dia sendiri merasakan tekanan tersebut, meskipun dia sangat mencintai tubuhnya dan menganggapnya luar biasa. Perasaan ingin menurunkan berat badan terkadang muncul, dan dia merasa malu karena memilikinya, namun Ilona menekankan kekuatan pengaruh masyarakat dan media sosial yang sangat dahsyat.

Mengubah Narasi: Dari Kurus ke Kuat dan Sehat

Maher menjelaskan bahwa memiliki pikiran-pikiran seperti itu adalah “benar-benar normal” dan bukan sesuatu yang perlu disembunyikan. Dia menyerukan perubahan retorika, di mana tujuan utama bukan lagi menjadi “sekurus mungkin”, melainkan berfokus pada bagaimana seseorang bisa merasa sebaik mungkin dalam tubuhnya.

Dia berpendapat bahwa dialog harus diubah menjadi keinginan untuk menjadi “sekuat mungkin” dan merasa optimal dalam tubuh sendiri. Ilona mendorong semua orang untuk bersikap baik pada diri sendiri dan menyadari bahwa melawan informasi yang terus-menerus mengatakan “ini adalah cara yang tepat untuk terlihat” memang sulit.

Bagi Ilona, cara terbaik untuk merasa optimal adalah dengan makan yang benar dan mengangkat beban untuk menjadi kuat. Dia mengakhiri pesannya dengan dukungan, “Saya bersama kalian dalam hal ini. Mari kita semua berusaha untuk itu. Saya mencintai kalian. Terus berjuang untuk hal yang baik di luar sana, dan saya juga akan melakukannya.”

Melawan Standar Kecantikan yang Tidak Realistis

Di bagian komentar, seorang pengikut menyampaikan perjuangannya karena melihat banyak bintang yang “kurus kering” membuat mereka merasa buruk tentang diri sendiri. Ilona Maher memberikan tanggapan yang kuat dan menghibur, menyatakan bahwa dia memahami betapa sulitnya situasi tersebut.

Maher menasihati pengikut tersebut untuk bersikap baik kepada diri sendiri dan mengingatkan, “Jika Anda perlu memasukkan bahan kimia ke dalam tubuh Anda untuk membuatnya terlihat dengan cara tertentu, maka itu bukanlah tubuh Anda.” Pesan ini menegaskan kembali pendiriannya tentang keaslian tubuh dan kesehatan.

Konsistensi Ilona Maher dalam Kampanye Body Positivity

Sebagai peraih medali perunggu Olimpiade, Ilona Maher telah lama menggunakan platform media sosialnya untuk mempromosikan positivitas tubuh dan menentang standar kecantikan yang merugikan. Ia secara konsisten menyebarkan pesan penerimaan diri dan kekuatan di kalangan pengikutnya.

Pada bulan November 2025, ia bahkan membagikan video di Instagram yang menunjukkan perutnya, mengingatkan para pengikut bahwa “six-pack” bukanlah satu-satunya indikator kekuatan atau kebugaran. Dia dengan tegas menyatakan bahwa tidak semua orang ditakdirkan untuk memiliki six-pack, dan itu tidak menentukan seberapa bugar atau atletis seseorang.

Maher, sebagai atlet profesional selama 7 tahun dan dua kali Olimpiade dalam olahraga yang sangat berbasis kebugaran, mengaku tidak pernah memiliki six-pack. Dia pernah membandingkan dirinya dengan rekan satu timnya yang memiliki six-pack, namun ia seringkali lebih cepat, lebih kuat, dan lebih bugar daripada beberapa dari mereka.

Dia menambahkan bahwa dia belajar bahwa tubuh dan pikirannya perlu diisi dengan benar, dan “itu terlihat berbeda bagi saya” dibandingkan dengan rekan satu tim, teman sebaya, dan orang lain. Ilona mengakhiri pesannya dengan ajakan, “Bersikaplah baik kepada tubuh Anda. Kita semua tidak dimaksudkan untuk menjadi kecil. Ambil ruang. Lihat persis apa yang mampu dilakukan tubuh Anda dengan atau tanpa six-pack.”



Pertanyaan Umum (FAQ)

Apa pandangan Ilona Maher tentang tekanan standar kecantikan?

Ilona Maher berpendapat bahwa tekanan untuk terlihat 'kurus' sangat kuat di masyarakat, diperparah oleh pemasaran obat penurun berat badan. Dia menekankan pentingnya tidak merasa malu atau lemah mental jika terpengaruh oleh standar ini.

Mengapa Ilona Maher merasa tidak perlu malu terpengaruh standar kecantikan?

Dia menjelaskan bahwa pengaruh masyarakat dan media sosial sangat kuat, sehingga wajar jika banyak orang, termasuk dirinya sendiri, merasakan tekanan tersebut. Ia ingin mengubah narasi agar orang tidak merasa buruk karena memiliki pikiran seperti itu.

Apa saran Ilona Maher untuk menghadapi tekanan menjadi 'kurus'?

Ilona menyarankan untuk mengubah tujuan dari menjadi 'sekurus mungkin' menjadi 'merasa sebaik mungkin' dan 'sekuat mungkin' dalam tubuh sendiri. Dia juga mengajak untuk bersikap baik pada diri sendiri dan fokus pada kesehatan serta kekuatan internal.

Bagaimana Ilona Maher mempromosikan body positivity?

Sebagai atlet Olimpiade, Ilona secara konsisten menggunakan media sosialnya untuk menentang standar kecantikan. Contohnya, pada November 2025, ia berbagi video yang menekankan bahwa six-pack bukanlah satu-satunya indikator kebugaran atau kekuatan, dan penting untuk menerima bentuk tubuh yang berbeda.

Apakah Ilona Maher menentang penggunaan obat penurun berat badan?

Meskipun tidak secara langsung menentang, Ilona menyiratkan skeptisisme. Ia menjawab salah satu pengikutnya dengan mengatakan, 'Jika Anda perlu memasukkan bahan kimia ke dalam tubuh Anda untuk membuatnya terlihat dengan cara tertentu, maka itu bukanlah tubuh Anda,' menyarankan agar fokus pada kesehatan alami.



Ditulis oleh: Rudi Hartono


Sumber: https://news.rakyatmediapers.co.id

Bagikan Artikel ini: