Mercedes-AMG Raih Kemenangan Dramatis di Balap Bathurst 12 Jam
DETIK.EDGEONE.APP - Tim GMR Mercedes-AMG yang diperkuat Maxime Martin, Maro Engel, dan Mikael Grenier berhasil meraih kemenangan yang sangat dramatis dan penuh insiden di ajang balap ketahanan Bathurst 12 Jam yang baru-baru ini diselenggarakan. Kemenangan ini terasa lebih manis mengingat mereka memulai balapan dari posisi ke-29 setelah serangkaian masalah selama sesi latihan dan kualifikasi.
Ketiga pembalap menunjukkan kecepatan luar biasa sepanjang perlombaan, dan Maxime Martin dengan sigap memanfaatkan kesempatan untuk merebut posisi terdepan di menit-menit akhir. Ia berhasil menjaga posisinya dengan sempurna, mengamankan kemenangan hanya dengan selisih 1.0386 detik.
Drama Puncak di Jam Terakhir Balapan
Perburuan gelar juara mencapai puncaknya di jam terakhir balapan, ditandai dengan tabrakan dua Mercedes-AMG yang melibatkan Chaz Mostert (STM) dan Jayden Ojeda (Tigani) di pintu keluar Tikungan 2. Kedua mobil tersebut terpaksa keluar dari perlombaan, dan mobil pengaman masuk ke lintasan.
Di bawah periode mobil pengaman, sebagian besar pemimpin balapan memilih untuk masuk pit secara berurutan, namun WRT BMW yang dikendarai Kelvin van der Linde tidak melakukannya. Ia berhasil mengambil alih pimpinan, unggul sekitar satu meter dari Mercedes-AMG 75 Express Racing milik Jules Gounon.
Ketika bendera hijau kembali dikibarkan, para pemimpin justru bertabrakan di tikungan pertama, membuat mereka kehilangan banyak waktu. Insiden ini secara tak terduga membuka jalan bagi Martin untuk melesat ke posisi terdepan, memberikan ketiganya kemenangan pertama mereka di sirkuit legendaris tersebut.
Reaksi Para Juara Tak Terduga
Maxime Martin mengungkapkan kegembiraannya pasca-balapan, “Memulai akhir pekan, saya tidak menyangka kami akan menang; kuncinya adalah kesabaran.” Mikael Grenier menambahkan, “Kami tahu kami akan bersaing, tapi kami tidak pernah menyangka akan menang! Kami memiliki masalah mesin saat kualifikasi, tetapi strategi balapan kami sangat brilian.”
Maro Engel, yang telah lama menantikan kemenangan ini, berkomentar, “Saya sudah menunggu lama untuk ini, dan rasanya setiap bit spesial seperti yang saya bayangkan. Ini tidak seperti yang kami rencanakan, tetapi pada akhirnya, kami memenangkan balapan.”
Persaingan Ketat untuk Podium
Posisi kedua secara mengejutkan diraih oleh Porsche dari High Class Racing, yang juga memulai dari posisi sangat belakang, yakni ke-30. Pembalap Bronze Kerong Li, bersama Dorian Boccolacci dan Anders Fjordbach, menunjukkan performa solid untuk meraih podium.
Sementara itu, pertarungan sengit terjadi untuk memperebutkan posisi podium ketiga, yang akhirnya dimenangkan oleh WRT BMW dengan Augusto Farfus, Raffaele Marciello, dan Valentino Rossi. Mereka berhasil mengatasi berbagai rintangan, termasuk kerusakan mobil di awal balapan.
Insiden dan Kejutan Sepanjang Balapan
Balapan ini diselingi oleh beberapa insiden dramatis, termasuk penghentian selama hampir 56 menit akibat tabrakan Johannes Zelger di MacPhillamy Park dan insiden berantai yang melibatkan Tsunami RT Porsche dan Craft Bamboo Mercedes-AMG. Salah satu insiden paling tak terduga adalah ketika seekor kanguru dewasa menabrak kaca depan HRT Racing Ford Mustang milik Christopher Mies pada kecepatan 250 km/jam, menyebabkan kerusakan parah namun Mies beruntung tidak terluka serius.
Mies menyatakan, "Saya bersyukur masih bisa berdiri di sini sekarang," setelah insiden tersebut. Juara kelas Pro Am diraih oleh GMR Mercedes-AMG yang dikendarai Dylan O’Keeffe, Brett Hobson, dan Garth Walden di posisi ke-13 secara keseluruhan.
Melihat ke Depan: Intercontinental GT Challenge
Setelah balapan yang penuh gejolak di Bathurst, putaran selanjutnya dari Intercontinental GT Challenge adalah Nurburgring 24 Hours. Ajang balap ketahanan ikonik ini dijadwalkan berlangsung pada 14-17 Mei mendatang, menjanjikan lebih banyak aksi balap kelas dunia.
Ditulis oleh: Doni Saputra