Mike Tyson: Tinju AS Sekarat, Luncurkan Ajang Amatir di Las Vegas
DETIK.EDGEONE.APP - Legenda tinju dunia, Mike Tyson, melontarkan kekhawatiran mendalamnya mengenai kondisi tinju di Amerika Serikat (AS) saat ini. Ia berpendapat bahwa olahraga yang pernah sangat ia dominasi tersebut sedang ‘sekarat’ dan kehilangan pamornya.
Kondisi ini memicu petinju berusia 59 tahun yang telah masuk Hall of Fame tersebut untuk mengambil langkah konkret. Tyson bersama timnya meluncurkan Mike Tyson Invitational di kota kelahirannya, Las Vegas, pada 12-14 Maret lalu.
Mengembalikan Kejayaan Tinju Amatir
Ajang Mike Tyson Invitational bertujuan untuk mempertemukan petinju amatir terbaik AS dalam sebuah forum kompetisi. Tujuan jangka panjangnya adalah mengembalikan tinju ke posisi terhormat sebagai olahraga yang selalu menjadi bahan perbincangan.
Tyson mengenang masa mudanya di tahun 1980-an di New York, di mana ia memiliki banyak kesempatan untuk mengasah kemampuannya. Ia bisa bertarung di pameran negara bagian Ohio dan kemudian mengikuti turnamen nasional di Colorado dalam dua minggu berikutnya.
“Saya melihat beberapa pertarungan amatir dan saya bertanya-tanya, ‘Kita tidak memiliki cukup klub tinju,’” kata Tyson pada hari Jumat, menekankan kebutuhan akan lebih banyak kompetisi. Ia menambahkan, ini adalah kunci untuk bersaing dengan negara-negara lain yang memiliki program pengembangan amatir yang lebih kuat.
Kekhawatiran Terhadap Olimpiade dan Akar Rumput
“Si Raja KO” ini juga sangat prihatin terhadap masa depan tinju di ajang Olimpiade. Hingga Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengumumkan Maret lalu bahwa tinju akan dimasukkan dalam Olimpiade 2028 di Los Angeles, ada keraguan besar apakah kehadiran olahraga ini akan berlanjut.
Fokus utama Tyson adalah menjadikan tinju kembali besar di AS, mulai dari tingkat akar rumput. Meskipun ada acara besar sesekali seperti pertarungan gelar kelas menengah super antara Canelo Alvarez dan Terence Crawford pada 13 September, yang disaksikan 70.482 penonton di Allegiant Stadium di Las Vegas, itu hanya bersifat sementara.
Pertarungan-pertarungan yang menarik perhatian tersebut hanya menunda anggapan bahwa tinju sedang dalam masalah serius. “Dengar, tinju sedang sekarat, dan itulah yang mendorong saya,” tegas Tyson, menyatakan kesediaannya terlibat dalam pengembangan tinju.
Meniru Model UFC dan Mencari Bintang Baru
Tyson bahkan terbuka untuk bekerja sama dengan CEO dan Presiden UFC, Dana White, yang merupakan penggemar tinju sebelum membangun kerajaan seni bela diri campurannya. White melalui TKO, perusahaan induk UFC dan WWE, memiliki kesepakatan multi-tahun dengan Otoritas Hiburan Umum Saudi dan Sela.
Kartu pertarungan Alvarez-Crawford adalah yang pertama di bawah kemitraan tersebut, di mana Tyson termasuk di antara banyak legenda dan selebriti tinju yang hadir. Ia mengagumi struktur organisasi UFC yang lebih terpusat dibandingkan tinju yang terpecah belah.
“Saya menyukai organisasi semacam itu,” kata Tyson tentang UFC, “itu hanya satu orang dan kami menangani semuanya.” Tyson percaya tinju perlu kriteria yang lebih ketat: “Jika mereka melakukan pertarungan yang buruk, mereka mungkin tidak akan dipakai lagi. Itu untuk hiburan.”
Selama karirnya, Tyson tidak pernah kekurangan kegembiraan, mencatat rekor 50-7 dengan 44 KO. Ia memenangkan 19 pertarungan profesional pertamanya dengan KO, 12 di antaranya di ronde pertama, membuktikan julukannya sebagai “manusia terburuk di planet ini.”
Kini, ia mencari Mike Tyson-Mike Tyson berikutnya yang dapat membawa percikan ke olahraga ini. Invitational yang diluncurkannya mungkin bukan solusi instan, tetapi ini adalah awal yang penting untuk “menempatkan pantat di kursi,” seperti yang ia ajarkan sejak kecil.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Mengapa Mike Tyson khawatir dengan kondisi tinju di AS?
Mike Tyson mengamati bahwa tinju di AS sedang 'sekarat' karena kurangnya klub tinju dan kompetisi di tingkat amatir, menyebabkan olahraga ini kehilangan prestise dan juara kelas berat menjadi anonim.
Apa itu Mike Tyson Invitational?
Mike Tyson Invitational adalah ajang kompetisi tinju amatir yang diluncurkan oleh Mike Tyson di Las Vegas pada 12-14 Maret. Tujuannya adalah mempertemukan petinju amatir terbaik AS dan meningkatkan kembali pamor olahraga tinju.
Apakah Mike Tyson terbuka untuk bekerja dengan Dana White dan UFC?
Ya, Mike Tyson menyatakan ketertarikannya untuk bekerja dengan Dana White dan mengagumi model organisasi UFC yang lebih terpusat. Ia percaya model tersebut dapat membawa standar hiburan dan kualitas yang lebih baik ke dunia tinju.
Apa kekhawatiran utama Tyson terkait masa depan tinju?
Tyson khawatir tentang masa depan tinju di Olimpiade dan kurangnya pengembangan di tingkat akar rumput. Ia percaya kurangnya kompetisi di AS menghambat kemampuan negara itu bersaing secara global.
Ditulis oleh: Sri Wahyuni